Suatu Ketika Iblis tidak Senang dengan seorang Murid,ia
begitu dengki dengan seorang murid yang Hidup nya dalam kebaikan.
Rutinitas Seorang Murid Itu Menghadiri Majelis Gurunya
Diantara Waktu Magrib Dan Isya.gurunya
Mengajarkan dan mengingatkan Tentang Hubungan Dengan Allah SWT dengan
Batin Mereka.
Iblis yang Sangat dengki kepada sang Murid tersebut lalu
mendatangi nya, Dengan Menyerupai Malaikat Iblis itu hendak mengajak seorang
murid itu ke Surga...
Kemudian Iblis dengan Kemampuan tipu daya nya Menggambarkan
Keindahan Surga kepada si murid ini,
Si murid ini merasa Terpesona dan takjub Melihat Keindahan
Surga,
Maka berkatalah Iblis kepadanya:
"engkau dapat mengunjungi surga ini setiap ba'da
Magrib,,,"
lalu Iblis
mengembalikan sang murid ini pada tengah malam... Iblis mengajaknya pergi setelah waktu Antara magrib dan isya
agar murid ini tak lagi Menghadiri Majelis Gurunya
Si Murid ini Sudah Tak lagi Menghadiri Majelis Gurunya yg
Diadakan setiap antara Magrib Dan
isya,,,
Lalu Gurunya menanyakan Kenapa ia tak hadir majelis,,,
"Mengapa Engkau tak menghadiri majelis ku lagi antara
Magrib dan isya ?" tanya gurunya
Muridnya Menjawab: "pada waktu itu aku akan terus
berhalangan, aku akan menghadri Majelis guru dilain waktu saja,tetapi di waktu
magrib dan isya,aku sudah tidak bisa lagi".
Sang Gurunya ini Memiliki kemampuan untuk membaca batinnya
"Apa alasan mu tak bisa menghadiri majelis ku lagi
nak?" tanya Gurunya
"Ini Rahasia,Aku Sudah Berjanji Untuk Tidak
Menceritakannya Kepada siapapun." kata si murid
"Aku ini Guru mu,ceritakanlah kepadaku".
Maka Sang Murid Bercerita:
"Setiap Waktu antara Magrib dan isya,,,aku diajak
Malaikat ke Surga".
Gurunya adalah seorang Murobbi yang dapat mengetahui keadaan
batin muridnya, ia mengetahui bahwa Iblis
telah menipu anak didiknya dan yang mengajaknya itu bukanlah malaikat,
tetapi Iblis,
dan Guru nya tidak langsung menceritakan ini kepada
muridnya,sebab dikhawatirkan sang Murid akan membantahnya dan tak mempercayai
gurunya tersebut,selama itu juga sang murid tersebut selalu berkhayal
maka berkatalah gurunya:
"Wahai Murid ku,Jika Orang itu mengajak mu kesurga
lagi,maka janganlah Engkau mau keluar dari Surga, tinggallah engkau disana dan
jangan mau keluar,surga itu tempat yang kekal".
Berkata Murid nya:
"Tetapi aku takut...!!!"
gurunya berkata:
"Surga itu tempat kesenangan,bagaimana mungkin engkau
ingin keluar lagi,ia tidak akan mencelakakan mu,yang kuinginkan engkau katakan
kepadanya bahwa engkau ingin tetap disurga dan tak mau keluar lagi".
maka sang Murid menjalankan Perintah gurunya itu...
Lalu datanglah Iblis diwaktu magrib untuk membawa sang murid
ini ke suatu tempat yang katanya Surga,
ia memandang pepohonan yang sangat indah disurga dan lain
sebagainya, sudah waktunya ia mesti kembali.
"Mari kita pulang nak,,," kata iblis tersebut
murid itu menjawab: "Tidak mau,aku ingin tetap
disurga,,,!!"
iblis pun membujuk nya agar ia pulang,tetapi Murid ini tidak
mau, sehingga iblis pun meninggalkan nya sendirian...
pada saat sang murid tetap pada khayalan nya,,, Tibalah
waktu fajar,,, lalu keindahan khayalan nya pun hilang,,,ia kaget ternyata ia
ada diatas tumpukan sampah sampah diperkotaan,,, ia menyadari telah tertipu
dengan Iblis,,, selama ini iblis membawanya ketempat kotor ,agar ia kehilangan
majelis ilmu yang agung, majelis ilmu yang dapat meningkatkan derajat disisi
Allah SWT
maka ia menemui Guru nya itu sambil menundukkan kepala
Berkata Gurunya nya :
"Engkau Baru Kembali dari Surga? Aku tau Iblis itu
dengki dengan mu nak,,jalan ini membersihkan mu(menghadiri majlis Ilmu) serta
mensucikan batin mu untuk mengetahui tentang Allah SWT,dan ia tidak ingin
seorang pun mencapai puncak itu,,maka ia menipu mu..
jika aku katakan padamu dari awal,engkau tidak akan percaya
kepada ku,maka aku biarkan kmu agar melihat dengan matamu sendiri...
apakah kamu akan mempercayai lagi tipuan seperti ini?"
inilah surga yang sesungguhnya wahai murid ku, menghadiri
majlis Ilmu. Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:
"Jika kamu melewati taman surga,maka
duduklah". lalu engkau mau duduk ke
surga mana? iblis membawa mu dari surga sesungguhnya ketempat sampah,dan
mengatakan bahwasanya itu surga yang sebenarnya, ia ingin memutuskanmu dari
kebaikan, mengajak mu ketempat yang hina.
Oleh ::
Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz